Senin, 11 Januari 2016

Reabilitas Layanan ISP

Protokol Pendukung Suatu ISP
Macam-macam protokol yang mendukung suatu ISP
Name system
Domain Name System (DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk distributed database di dalam jaringan komputer
Host config
BOOTP, adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan oleh klien jaringan untuk mendapatkan alamat IP dari server konfigurasi. Protokol BOOTP awalnya didefinisikan dalam RFC 951.
Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
E-mail
Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)
SMTP adalah standar Internet untuk surat elektronik (e-mail) transmisi di Internet (IP) jaringan Protokol. SMTP pertama kali didefinisikan oleh RFC 821 dan terakhir diperbarui oleh RFC 5321. SMTP menggunakan TCP port 25. Protokol untuk pengajuan baru  yang secara efektif sama seperti SMTP, tetapi menggunakan port 587 sebagai gantinya. Koneksi SMTP dijamin dengan SSL yang dikenal dengan singkatan SMTPS.
POP3 (Post Office Protocol version 3)
POP3 adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol ini erat hubungannya dengan protokol SMTP dimana protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server.
IMAP (Internet Message Access Protocol)
IMAP adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP3 (Post Office Protocol versi 3) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.
File Transfer
File Transfer Protocol
FTP adalah sebuah protokol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman file komputer antar mesin-mesin dalam sebuah antar jaringan.
Trivial File Transfer Protocol (TFTP)
TFTP adalah sebuah protokol perpindahan berkas yang sangat sederhana yang didefinisikan pada tahun 1980. TFTP memiliki fungsi dasar dari protokol (FTP). Karena protokol ini sangatlah sederhana, maka implementasi protokol ini dalam komputer yang memiliki memory yang kecil sangatlah mudah. TFTP pun digunakan untuk melakukan booting komputer seperti halnya router jaringan komputer yang tidak memiliki perangkat penyimpanan data.
Protokol-protokol Lapisan Transport
Transmission Control Protocol (TCP)
Suatu protokol yang berada di lapisan transport yang berorientasi sambungan (connection-oriented) dan dapat diandalkan (reliable). TCP dispesifikasikan dalam RFC 793.
UDP (User Datagram Protocol )
Salah satu protokol lapisan transport TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam RFC 768.
TCP dan UDP
TCP
Transmission Control Protocol (TCP) adalah suatu protokol yang berada di transport layer (baik itu dalam model referensi OSI atau DARPA) yang connection-oriented dan reliable.
UDP
UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol transport layer TCP/IP yang mendukung komunikasi unreliable, connectionless antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.
Hirarki Dan Resolusi DNS
Domain Name System (DNS) merupakan sistem berbentuk database terdistribusi yang akan.memetakan/mengkonversikan nama host/mesin/domain ke alamat IP (Internet Protocol) dan sebaliknya.

Struktur database DNS  berbentuk hierarki atau pohon yang memiliki beberapa cabang. Cabang-cabang ini mewakili domain, dan dapat berupa host, subdomain, ataupun top level domain.
Domain teratas adalah root. Domain ini diwakili oleh titik. Selanjutnya, domain yang terletak tepat di bawah root disebut top level domain. Beberapa contoh top level domain ini antara lain com, edu, gov, dan lain-lain. Turunan dari top level domain disebut subdomain. Domain yang terletak setelah top level domain adalah second level domain, dan domain yang berada di bawah second level domain disebut third level domain, begitu seterusnya. Mesin DNS bisa menggunakan Server OS Windows server yang dijadikan mesin DNS atau sebuah Server dengan OS Linux dengan menjalankan daemon seperti BIND (Berkeley Internet Name Domain) / DJBDNS yang sering digunakan, hampir 75 % implemetasi DNS menggunakan BIND.
LAYANAN HTTP DAN HTTPS
HTTP
HTTP (Hipert Text Transfer Protokol ) yaitu sebuah sistem komunikasi yang menghubungkan antara server dan kline. Sebuah sistem yang memungkinkan antara server dan klien bisa saling bertukar data atau informasi. HTTP adalah format standar yang umum digunakan dalam mengakses sebuah halaman web. Server adalah tempat dimana tersimpan sebuah kode web yang akan dipanggil oleh klien sedangkan klien adalah yang akan memanggil kode web yang kemudian akan dimunculkan dalam halaman HTML. Klien tidak lain adalah browser yang anda pakai ketika mengakses sebuah halaman web.
HTTPS
HTTPS adalah penggabungan antara Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dengan SSL / TLS protokol. Semua komunikasi yang dilakukan melalui HTTPS akan dienkripsi dengan tujuan untuk keamanan saat terjadi transaksi data di internet.
Biasanya para hacker yang biasa menggunakan tool WireShak sangat mudah untuk mencuri data dari klien yang terhubung ke internet dengan menggunakan HTTP, tapi akan sulit sekali menangkap data yang terhubung dengan menggunakan HTTPS.
Layanan FTP
File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan koneksi TCP dengan port 21. Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client. FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.
FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, me-rename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.
Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :
Sharing data
Menyediakan indirect atau implicit remote computer
Menyediakan tempat penyimpanan bagi user
Menyediakan transfer data yang reliable dan efisien
Layanan pop3, imap, dan smtp
POP 3
POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung surat eletronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut diambil oleh penerima yang berhak
IMAP
IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.
SMTP
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.

http://dokumen.tips/education/realibilitas-layanan-isp-layanan-keamanan-isp-deskripsi-jaringan-perusahaan-dokumentasi-jaringan-perusahaan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar